Central Park Taman Indah nan Hijau yang Ada Di Meikarta

Bagirata.com, BEKASI

Pembangunan proyek hunian apartemen dan kota mandiri Meikarta yang sedang dilakukan di daerah Cikarang, Jawa Barat. Menurut rencana, akan tersedia ruang terbuka hijau (RTH) seluas sekitar 100 hektar, namanya Central Park. Adalah seriusan pengembang properti dalam membangun kompleks perumahan dan apartemen yang bermutu baik dibuktikan salah satunya melalui perhatian terhadap lingkungan.
“Central Park luasnya dirancang sebesar 100 hektar, terdiri dari 40 hektar danau dan 60 hektar taman. Ada jalan yang lebar, di sisinya ada pohon,” kata Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya, dalam keterangannya.
Menurut Ketut, taman ini cocok untuk semua anggota keluarga karena disediakan bagi penghuni Meikarta untuk semua kelompok umur, dari anak-anak sampai orang tua.
“Taman ini bisa menjadi tempat bermain anak-anak dan keluarga. Bisa juga digunakan untuk tempat nongkrong anak muda, olahraga, dan pertunjukan,” ucap dia.
Ketut menambahkan, penyediaan fasilitas taman yang luas itu untuk mewujudkan komitmen Lippo Group yang tidak hanya melakukan pembangunan gedung secara fisik, tetapi juga komitmen pembangunan kehidupan keluarga dan komunitas yang harmonis
Di Central Park Meikarta juga akan ada kebun binatang mini, area khusus pejalan kaki, jogging track, lapangan rumput, dan area yang mampu menampung ribuan orang. Intinya, pembangunan taman kota itu pun dikonsep supaya ramah anak, ramah keluarga, dan semua aktivitas di ruang terbuka.
Selain taman dan danau untuk mewujudkan green sustainable living, Lippo Group juga merancang sistem penyediaan dan pengelolaan air bersih. Ini menjadi suatu hal yang penting mengingat air merupakan kebutuhan dasar untuk kehidupan sehari-hari.
Lippo Group juga menerapkan hal yang sama dalam pembangunan kompleks apartemen dan kota mandiri Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Kami tidak mengalirkan air limbah ke sungai karena semuanya ditampung di pengolahan limbah. Juga ada septic tank yang tersentralisasi,” ujar Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya, dalam suatu diskusi,
Menurut dia, Lippo Group juga akan mengawasi lingkungan dan pengolahan limbah di kawasan industri sekitarnya. Sebagai contoh jika ada pabrik yang sampai mengotori sungai dengan limbah, nantinya akan dilaporkan ke pihak yang berwenang.

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*