Bangun kota Mandiri Meikarta, Lippo Group tetap Ekspansif

Bekasi,  bagirata. Com

Menjelang tahun politik 2018 dan 2019, sebagian dunia usaha memilih wait and see, namun sebagian lagi tetap ekspansif. Salah satu kelompok bisnis yang tetap ekspansif adalah Lippo Group.

Lippo melalui PT Lippo Cikarang Tbk, sedang membangun proyek kota baru Meikarta di atas lahan 500 ha dengan investasi Rp 278 tiliun yang disebut-sebut sebagai investasi terbesar sepanjang sejarah bisnis properti. Lokasi kota baru ini berada di jantung ekonomi Indonesia, yakni koridor Jakarta-Bandung, persisnya di kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Visi Meikarta adalah menjadi kota paling besar dan paling indah di Indonesia untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih baik, bahkan lebih baik dari Jakarta,” demikian Lippo dalam keterangan resminya.

Pada tahap pertama, di Meikarta akan dibangun 250 ribu unit apartemen dengan total luas bangunan 22 juta m2 yang akan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan. Kelak, di area Meikarta ada Central Business District (CBD) Orange County, mal terbesar seluas 300 ribu m2, 10 hotel bintang lima, dan ruang publik.

Lippo menyebutkan, di Meikarta juga bakal dibangun central park di atas lahan 100 ha yang dilengkapi danau buatan seluas 25 ha. Proyek itu pun dilengkapi transportasi yang terintegrasi danconvention center. Meikarta akan menjadi kota baru yang sangat strategis karena bakal dilewati antara lain kereta cepat Jakarta-Bandung dan dekat dengan Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Berbagai kalangan menganggap pembangunan kota baru Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sebagai lompatan besar. Kecuali dapat mengatasi masalah defisit ataubacklog rumah yang saat ini mencapai 11,38 juta unit, terobosan yang dilakukan Lippo Group itu merupakan jawaban untuk mengatasi masalah perkotaan di Jakarta dan sekitarnya, seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, permukiman kumuh, masalah tata ruang dan lingkungan, serta berbagai persoalan sosial yang ditimbulkannya.

Tak kalah penting, proyek Meikarta bakal menjadi motor kebangkitan industri properti di Tanah Air. Itu karena sektor properti merupakan mata rantai dari 170 subsektor terkait. Pada akhirnya, hal itu akan turut memacu pertumbuhan ekonomi nasional yang sedang melambat, mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, serta memangkas ketimpangan pengeluaran antarpenduduk.

Share This:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*